To CELOTEH BINTANG ^_^

click to create your own

Selasa, 24 April 2012

Dhuha ku..

Setiap pagi ketika aku menuju kampus yang ku khawatirkan adalah bisa ndak yah sampai kampus sebelum jam 8? Karena setiap harinya aku masuk kuliah tepat jam 8 pagi.
Aku berharap bisa datang lebih awal bukan karena semata takut terlambat, atau takut di marahi dosen karena telat masuk kelas dengan alibi macet , atau hanya sekedar mengerjakan tugas yang semalam belum sempat kukerjakan (pernah juga sih).
Tapi sungguh bukan itu yang kutuju!

Aku ingin ketika aku sampai kampus, aku dalam keadaan yang tidak tergesa-gesa dan lain dari itu aku ingin sejenak merefresh diri di pagi hari yang masih cerah untuk mendapatkan motivasi. Motivasi sekaligus kekuatan untuk tetap bergerak meski terkadang bayak rintangan yang menghadang, kekuatan untuk menghadapi setiap detik yang terkadang tak sesuai dengan inginnya hati.

Kekuatan itu hanya aku dapatkan dari-Nya..
Ya, hanya dari-Nya di sujud pagi ku..
Pada Dhuha ku..


Awalnya sulit ketika harus membiasakan melakukan sholat dhuha. Terlebih itu hanya amalan Sunnah. Yang terkadang dengan alibi diri, "Aah, itu kan sunnah. Dikerjakan mendapatkan pahala, tidak dikerjakan ya tak apa-apa". Selain itu, waktu dhuha adalah waktu dimana orang-orang mulai sibuk bekerja, sekolah, kuliah, atau melakukan segala aktivitas lainnya. Dengannya, semakinlah mendukung alibi yang menyatakan bahwa dhuha hanyalah sekedar amalan sunnah.

Sebelum terbiasa melakukan amalan sunnah yang disebut dhuha, dalam melakukannyapun terkadang banyak godaannya yang akhirnya melalaikanku untuk melaksanakan sunnah itu. Perlahan, akupun memaksakan diri untuk bisa melaksanakannya meski itu hanya amalan SUNNAH.
Biasanya sepekan hanya sekali aku melaksanakan sholat dhuha. Namun, seiring dengan kebiasaan yang kupaksakan, aku dapat menambah pelaksanaannya menjadi 3x dalam sepekan. (Alhamdulillah..)

Setelah mulai terbiasa dan rutin melaksanakannya itu sungguh kenikmatan tersendiri bagi diri. Ada sebuah ketenangan dan kekuatan bagi ruhiy.

Disela kebiasaan itu, ada runititas lain khusus hanya bagi wanita dari-Nya disetiap bulannya (baca: menstruasi). Di kala itu, liburlah semua ibadah wanita kecuali dzikrullah dan ibadah yang lain seperti tetap muroja'ah hafalan dll. Saat itulah, diri terasa lelah, inginnya marah, tak ada kekuatan ruhiy yang biasanya dilakukan di pagi hari. Gersang rasanya hati. Padahal hati dan diri sedang ingin bercengkrama bersama-Nya. Rindu sujud pagi pada sunnah-Nya.

Namun, aku tak lantas mengubur diri dan hati pada kegersangan itu. Akupun melakukan amalan yang lain untuk memotivasi dan mendapatkan kekuatan bagi ruhiy.

Dan berbeda rasanya ketika tak melaksanakan dhuha saat sedang berhalangan atau lalai karena kesibukkan diri.

Rasanya ada yang kurang ketika aku tak melaksanakan sunnah itu hanya karena kelalaianku. Terlupa. Sampai kampus ngepas jam kuliah. Atau karena hal lainnya..

Itulah suatu kebiasaan.
Ketika sudah biasa dilakukan lalu terlupa untuk dikerjakan, maka akan ada rasa kehilangan.

Semoga kebiasaan yang biasa kita lakukan adalah kebiasaan-kebiasaan yang baik menurut-Nya ^^
Semangat membiasakan hal-hal yang baik, agar diri selalu termotivasi dan mendapat kekuatan bagi ruhiy dan jiwa kita..

n_=b

0 komentar:

Posting Komentar